Minggu, 04 Desember 2011

Kisah Pemegang Senjata

Tetes demi tetes

Sebagian mengalir

Aku dibuat sedih


Jasad di depan mata

Merah lambang kepedihan

Aku menangis, di kala semua tak lagi bersuara


Aku pandangi burung hitam

Lambang kepedihan lainnya

Bisakah aku yang sendiri ini

Tersenyum, melangkah di antara tubuh mereka


Tidak

Biarkan aku jatuh juga

Biarkan air mata seseorang jatuh

Karena pengorbananku

Aku lebih baik dikenang


Kisah kelam, perjuangan

Bagian hidup penuh luka

Air mata yang kumiliki telah habis


Ratapan seorang pemegang senjata

Tegap pun kuberdiri

Tak dapat menahan tetesan air

Tak dapat membendung sakit hati


Aku menyerah

Karena telah habis air mataku

Telah lelah aku sendiri


Mereka, yang lain

Jangan seperti aku

Yang akhirnya jatuh menyatu

Dengan jasad pelemah yang lain


Published with Blogger-droid v2.0.1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar